Kamis, 09 Mei 2013

Catatan Kecil Untuk Sahabat

Bila hidup seperti mauku, mungkin aku akan mengungkapkan apa yang ku rasakan. Andai saja hidup semudah itu. Tapi aku bersyukur masih bisa mengadu pada kalian. Bila hidup sesuai inginku, aku pasti sudah mewujudkan semua mimpiku. Namun hidup tak semudah itu. Tapi aku berterimakasih kalian menguatkanku.

Andai saja aku bisa selalu tegar menghadapi kehidupan, aku tak perlu ada dalam jurang penyesalan. Aku bersyukur tetap berdiri tegak hingga kini karena kalian meyakinkanku mampu melewati kegagalan ini. Andai saja aku tidak bisa mendengar segala prasangka, hatiku pasti tak kan terluka. Terimakasih kalian tetap bersama ku, prasangka itu mendewasakan ku.

Seandainya aku bisa menutup mulut mereka untuk tidak seenaknya menilai dan mengatakannya dibelakangku, mungkin aku tidak akan menangis karenanya. Tapi aku terus tersenyum karena kalian lebih mengenal ku dibandingkan mereka. Seandainya aku bisa memilih untuk tidak merasa, tapi hidup tak mungkin sesederhana itu. Karena aku terlahir sebagai manusia.

Terimakasih kalian selalu mendoakan ku sehingga aku bisa terus berusaha semampuku menyelesaikan setiap masalah yang ada. Jika bisa begitu mudah menghapus kisah tentang kita, mungkin aku tidak akan pernah bersedih untukmu. Tapi aku bersyukur kalian berusaha menghibur ku, hidupku kembali ceria seperti biasa. Jika aku tak perlu mengeluarkan air mata dalam hidup ku, mungkin aku bisa selalu hidup bahagia. Aku bersyukur kalian menjaga ku. Air mata itu mengingatkanku sebagai manusia.

Aku punya kotak mimpi yang siap untuk segera diwujudkan. Aku akan menyusun setiap keping mozaik yang menunggu terangkai menjadi satu dimana kalian masing-masing punya tempat sendiri dalam mozaik-mozaik yang membentuk kontemplasi kehidupanku dan ada cinta sejati yang menunggu untuk segera ku temukan. Aku percaya Tuhan pasti akan memeluk mimpi-mimpi itu.


Terimakasih untuk menjadikan ku bagian dari kalian
Terimakasih untuk setiap pelajaran hidup yang kalian berikan
Terimakasih atas kebijakan kalian menerimaku apa adanya dengan segala kelemahan dan kelebihanku
Terimakasih telah menjadi sandaran ketika ku rapuh teman
Terimakasih telah menjadi malaikat pelindung dalam kehidupanku
Terimakasih untuk doa kalian yang selalu menjaga ku
Terimakasih untuk selalu memastikan aku baik-baik saja
Terimakasih untuk pengertian bahwa kadang aku tak bisa melihatnya
Terimakasih untuk setiap senyuman yang menenangkan
Terimakasih untuk canda tawa ceria yang menghangatkan hari-hariku
Terimakasih untuk toleransi atas setiap perbedaan
Terimakasih telah memanjakan ku saat sisi kekanak-kanakan muncul dalam diriku
Terimakasih telah memarahi ku untuk setiap keegoisanku
Terimakasih untuk memaafkan setiap kesalahan
Terimakasih kalian mau mendengarkan ketika aku sedang tidak baik-baik saja
Terimakasih untuk perhatian kecil yang menyenangkan
Terimakasih atas kasih sayang tulus yang membahagiakan

Bila suatu saat kita menjauh, tolong ingatkan aku. Jangan pernah hapus aku dari hati dan pikiran kalian karena kita telah menulis kisah yang tak mungkin terlupakan. Tuhan…  Aku bersyukur padaMu yang telah menghadirkan banyak cinta di duniaku. Sujud syukurku atas anugerah persahabatan yang mewarnai indah kehidupanku. Semoga persahabatan ini tetap terpelihara dalam jalan kebaikanMu.




Untuk “malaikat tak bersayap” yang selalu memastikan aku baik-baik saja
Orang-orang yang tulus menyayangiku, walaupun kadang aku tak bisa melihatnya
Para sahabat yang telah membuat hidupku jauh lebih berwarna
Terimakasih untuk kalian yang mencintaiku, siapa saja

1 komentar:

  1. fany ;( demi nangis gue bacanya gak boong ;( i love you fany :( gue sayang kalian semua :*

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.