Sabtu, 31 Desember 2016

Selamat Tahun Baru💞


Selamat tahun baru, 
Orang-orang yang selalu ada dalam hatiku; 
Ibuku, 
Ayahku, 
Kakakku, 
Adikku, 
Nenekku, 
Serta semua yang ada dimuka bumi ini. 
Selamat menjalani hari-hari yang baru,
Selamat membuka lembaran baru, 
Selamat menempuh perjalanan baru, 
serta Selamat berjuang untuk menjadi pribadi yang baru, 
Pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. 

Aku ingat tahun lalu,

Aku dan keluargaku merayakan pergantian tahun baru diperjalanan pulang dari Pangandaran menuju Bekasi. Aku ingat betul, kami menghentikan perjalanan dan menepi disebuah alun-alun, entah alun-alun mana aku tak begitu ingat persisnya; menyaksikan pertunjukan kembang api yang tak henti-hentinya menyerbu langit dengan warna-warni indahnya. 

Aku yakin langit malam itupun juga tersenyum gembira melihatnya. Kegelapan yang biasanya hanya ditemani oleh kerlap-kerlipnya bintang, kini ditemani oleh cantiknya letupan kembang api yang warnanya berbagai macam. Indahnya langit malam itu. Sangat menyenangkan rasanya dapat berkumpul dan merayakan pergantian tahun bersama orang-orang yang kucintai malam itu. 


Tapi tahun ini berbeda. 

Aku tidak lagi dapat merayakan malam pergantian tahun bersama mereka; orang-orang yang sangat aku cintai. Takdir dan keadaan lah yang membuat semua ini terjadi. Aku disini, sedang berjuang untuk meraih cita-citaku. Merayakan pergantian tahun hanya dengan teman-temanku yang juga sedang berjuang, sama sepertiku. 

Ayah, 

Ibu, 
Tahukah kalian aku sangat ingin berada didekat kalian dan merayakan pergantian tahun ini bersama kalian? Tahukah kalian aku sangat ingin bersama kalian melewati detik dan waktu terakhir pada penghujung tahun yang berat ini? Tahukah kalian betapa berat dan sedihnya aku melewati pergantian tahun ini tanpa kalian disisiku? 

Sedih rasanya melihat teman-temanku dapat berkumpul bersama keluarganya untuk merayakan pergantian tahun ini. Sedih rasanya melihat teman-temanku dapat tertawa bahagia dan bersenda gurau dengan keluarganya di penghujung akhir tahun ini. Semua ini terasa begitu menyakitkan bagiku.


Namun meski berat, aku berjanji akan terus menjalani semua ini dengan ikhlas. Dan aku berjanji akan terus bertahan hingga cita-citaku yang besar ini terwujud nantinya. Jika keputus-asa-an melandaku suatu saat nanti, aku akan selalu ingat bahwa kalian berdua lah yang menjadi alasanku untuk tetap kuat dan terus bertahan. 

Ayah, 

Ibu, 
Jaga diri kalian disana. 
Jangan sakit, dan jangan sedih. 
Aku disini, diperantauan; sedang mencoba untuk membahagiakanmu nantinya. 


Bandung, 1 Januari 2017.
Dari anakmu yang berada dikejauhan,
Yang selalu merindukanmu setiap saat. 
❤❤❤

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.